CUPLIKAN KISAH NYATA: MASIH BANYAK ORANG BAIK - rizkimegasaputra.com
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

CUPLIKAN KISAH NYATA: MASIH BANYAK ORANG BAIK



Suatu hari saya naik angkutan kota dari Darmaga menuju Terminal Baranangsiang, Bogor. Pengemudi angkot itu seorang anak muda. Didalam angkot duduk 7 penumpang, termasuk saya. Masih ada 5 kursi yang belum terisi.

Di tengah jalan, angkot-angkot saling menyalip untuk berebut penumpang. Tapi ada pemandangan aneh. Di depan angkot yang kami tumpangi, ada seorang ibu dengan tiga orang anak remaja berdiri di tepi jalan. Tiap ada angkot yg berhenti dihadapannya, dari jauh kami bisa melihat si ibu bicara kepada sopir angkot, lalu angkot itu melaju kembali.

Kejadian ini terulang beberapa kali. Ketika angkot yg kami tumpangi berhenti, si ibu bertanya: "Dik, lewat terminal bis ya?" sopir tentu menjawab "ya".

Yang aneh si ibu tidak segera naik. Ia bilang "Tapi saya dan 3 anak saya tidak punya ongkos." Sambil tersenyum, sopir itu menjawab, "Gak pa-pa Bu, naik saja," ketika si Ibu tampak ragu-ragu,sopir mengulangi perkataannya "Ayo bu, naik saja, gak apa apa."

Saya terpesona dengan kebaikan Supir angkot yang masih muda itu, di saat jam sibuk dan angkot lain saling berlomba untuk mencari penumpang, tapi si sopir muda ini merelakan 4 kursi penumpangnya untuk si ibu dan anak-anaknya.

Ketika sampai di terminal bis, 4 penumpang gratisan ini turun. Si Ibu mengucapkan terima kasih kepada Supir. Di belakang ibu itu, seorang penumpang pria turun lalu membayar dengan uang Rp.20.000.

Ketika supir hendak memberi kembalian (ongkos angkot hanya Rp.4 ribu). Pria ini bilang bahwa uang itu untuk ongkos dirinya dan empat penumpang gratisan tadi. "Terus jadi orang baik ya, Dik," kata pria tersebut kepada sopir angkot muda itu.

Sore itu saya benar-benar dibuat kagum dengan kebaikan-kebaikan kecil yang saya lihat. Seorang ibu miskin yang jujur, seorang Supir yang baik hati dan seorang penumpang yang budiman. Mereka saling mendukung untuk kebaikan.

Andai semua orang bisa saling mendukung untuk melakukan kebaikan maka dunia akan menjadi seperti surga dan sumber berkah bagi banyak orang. Semoga demikianlah adanya 

Foto: "Masih Banyak Orang Baik" (Berdasarkan Kisah Nyata)

Suatu hari saya naik angkutan kota dari Darmaga menuju Terminal Baranangsiang, Bogor. Pengemudi angkot itu seorang anak muda. Didalam angkot duduk 7 penumpang, termasuk saya. Masih ada 5 kursi yang belum terisi.

Di tengah jalan, angkot-angkot saling menyalip untuk berebut penumpang. Tapi ada pemandangan aneh. Di depan angkot yang kami tumpangi, ada seorang ibu dengan tiga orang anak remaja berdiri di tepi jalan. Tiap ada angkot yg berhenti dihadapannya, dari jauh kami bisa melihat si ibu bicara kepada sopir angkot, lalu angkot itu melaju kembali.

Kejadian ini terulang beberapa kali. Ketika angkot yg kami tumpangi berhenti, si ibu bertanya: "Dik, lewat terminal bis ya?" sopir tentu menjawab "ya". 

Yang aneh si ibu tidak segera naik. Ia bilang "Tapi saya dan 3 anak saya tidak punya ongkos." Sambil tersenyum, sopir itu menjawab, "Gak pa-pa Bu, naik saja," ketika si Ibu tampak ragu-ragu,sopir mengulangi perkataannya "Ayo bu, naik saja, gak apa apa."

Saya terpesona dengan kebaikan Supir angkot yang masih muda itu, di saat jam sibuk dan angkot lain saling berlomba untuk mencari penumpang, tapi si sopir muda ini merelakan 4 kursi penumpangnya untuk si ibu dan anak-anaknya.

Ketika sampai di terminal bis, 4 penumpang gratisan ini turun. Si Ibu mengucapkan terima kasih kepada Supir. Di belakang ibu itu, seorang penumpang pria turun lalu membayar dengan uang Rp.20.000.

Ketika supir hendak memberi kembalian (ongkos angkot hanya Rp.4 ribu). Pria ini bilang bahwa uang itu untuk ongkos dirinya dan empat penumpang gratisan tadi. "Terus jadi orang baik ya, Dik," kata pria tersebut kepada sopir angkot muda itu.

Sore itu saya benar-benar dibuat kagum dengan kebaikan-kebaikan kecil yang saya lihat. Seorang ibu miskin yang jujur, seorang Supir yang baik hati dan seorang penumpang yang budiman. Mereka saling mendukung untuk kebaikan.

Andai semua orang bisa saling mendukung untuk melakukan kebaikan maka dunia akan menjadi seperti surga dan sumber berkah bagi banyak orang. Semoga demikianlah adanya 

Sumber: Elix Wilbert

++++++++

JANGAN LUPA UNTUK LIKE -> SL-Books

http://www.facebook.com/SL.Buku

++++++++

Note: Follow Twitter Kami Untuk Mendapatkan Update Posting Secara Lifetime @SLBooks2012

++++++++

Posting Komentar untuk "CUPLIKAN KISAH NYATA: MASIH BANYAK ORANG BAIK "